Berawal dari definisi tentang kata motivasi, kata motivasi bisa kita artikan secara harfiyah dalam bahasa latin yaitu kata movere atau motivere yang artinya to move, dalam bahasa indonesia kata to move bisa diartikan sebagai kata bertindak, bergerak atau membuat seseorang bergerak.
Menurut weiner (1990) motivasi didefinisikan sebagai kondisi internal yang membangkitkan kita untuk bertindak, mendorong kita untuk mencapai tujuan tertentu, dan membuat kita tetap tertarik dalam kegiatan tertentu.
Jadi dapat disumpulkan bahwa motivasi merupakan sebuah proses yang menyebabkan seseorang untuk melakukan sesuatu.
Motivasi muncul karna adanya kebutuhan. Mengapa kebutuhan muncul…? karena berawal dari ketidak seimbangan fisiologis maupun psikologis yang membutuhkan tindakan untuk menyeimbangkannya. Jika kebutuhan dan keinginan yang tidak terpenuhi maka dapat menyebabkan tekanan pada diri manusia. Hal ini akan mendorong suatu perilaku. Arti prilaku disini adalah yang tujuan untuk memenuhi kebutuhannya. Nah dari sini kita bisa simpulkan dari proses diatas bahwa Ada tiga komponen utama yang melahirkan sebuah motivasi yaitu kebutuhan, dorongan, dan insentif/tujuan.
Nah dari penjelasan diatas, Setelah kita sama – sama mengetahui macam – macam kebutuhan, kini kita berlanjut ketahap selanjutnya yaitu bagaimana seseorang memenuhi kebutuhan nya, maka dari itu kita bahas saja tentang pemuas atau pemenuhan kebutuhan seseorang.
Yang pertama pemenuhan kebutuhan terbagi menjadi 2 (dua) jenis yaitu melalui suatu hal yang berwujud yang keberadaannya dapat dilihat dan dirasakan. Kedua, adalah sesuatu yang wujudnya tak terlihat tapi manfaatnya bisa dirasakan. Nah disini saya memberikan contoh pemuas kebutuhan yang berwujud dan dapat dirasakan yakni, seperti makanan dan minuman. Sementara yang tak berwujud tapi dapat dirasa manfaatnya, contoh dalam hal ini ialah pelajaran yang disampaikan oleh guru.
Lanjut kali kedua setelah terjadi kebutuhan, terjadi proses yang selanjutnya yaitu terjadi dorongan. Apasih itu dorongan…? yang dimaksud dorongan disini adalah energi yang dikeluarkan dan diarahkan untuk mengembalikan keseimbangan yang dirasa oleh seseorang. Keseimbangan apa..? ya seperti yang sudah saya jelaskan di awal yakni keseimbangan fisiologis maupun psikologis.
Dalam memotivasi atau mendorong seseorang untuk bergerak dalam tujuan tertentu,untuk itu jelas tak terlepas dengan suatu yang sering kita gunakan istilah alat, tak lain untuk menyalurkan sebuah ide dan gagasan dalam hal secara umum yakni komunikasi, baik terhadap diri atau terhadap orang lain.
Apasih itu komunikasi..?
Komunikasi adalah suatu aktivitas dimana seseorang atau beberapa orang, kelompok, organisasi, dan masyarakat menciptakan, dan menggunakan atau menyampaikan informasi agar terhubung dengan dirinya, lingkungan dan orang lain.
Bisa di sederhanakan bahwa komunikasi adalah interaksi, yang secara umum bertujuan untuk memberikan pengetahuan secara sadar. Komunikasi merupakan sebuah proses untuk menyampaikan maksud atau pesan yang menjadi sebuah tujuan tertentu. Sehingga, jika manusia ingin menyampaikan apa yang ia maksudkan, ia harus berkomunikasi.
Pembaca budiman… coba anda banyangkan jika kita manusia tidak berkomunikasi…? apa yang terjadi..?
Menurut saya suatu komunikasi akan terus ada seiring atau sejajar dengan perkembangan manusia itu sendiri.
Mengapa demikian
Karena manusia tidak mungkin berkembang tanpa ada komunikasi, dan komunikasi juga tidak mugkin ada tanpa adanya manusia.
Bisa dikatakan bahwa manusia itu tidak bisa terlepas dari komunikasi,baik terhadap diri sendiri, hal ini disebut dengan komunikasi interpersonal.
Intrapersonal communication atau yang biasa di sebut komunikasi intrapersonal, adalah proses komunikasi yang terjadi dalam diri seseorang terhadap subjek yang tidak tampak, seorang individu menjadi pengirim sekaligus penerima pesan, dan memberikan umpan balik terhadap dirinya sendiri dalam proses internal yang berkelanjutan. Pengetahuan mengenai diri pribadi melalui proses – proses psikologis, seperti persepsi dan kesadaran ( awareness ) yang terjadi saat berlangsungnya komunikasi intrapersonal ini oleh komunikator.aktifitas dari komunikasi ini yang kita lakukan lakulan sehari – hari dalam upaya untuk memahami diri pribadi diantaranya adalah : berdo’a, bersyukur, intropeksi diri, dengan meninjau perbuatan kita dan relasi hati nurani kita, mendaya gunakan kehendak bebas, dan berimajinasi secara kreatif.
Pemahaman diri ini berkembang sejalan dangan perubahan – perubahan yang terjadi dalam hidup kita. Kita tidak terlahir dengan pemahaman akan siapa diri kita, tetapi prilaku kita selama ini selalu memainkan peranan penting, yakni bagaimana kita membangun suatu pemahaman diri pribadi ini.
Untuk bisa memahami dengan baik apa yang terjadi ketika seorang saling berkomunikasi, seseorang haruslah ataupun perlu untuk mengenal diri mereka sendiri dan orang lain. Karena suatu pemahaman diperoleh dari proses persepsi.
Sebenarnya apa sih itu persepsi..?
Persepsi adalah suatu tindakan mengenali, menyusun, dan menafsirkan informasi sensoris guna memberikan gambaran dan pemahaman yang dihasilakan dari proses stimulus (suatu pemaparan ).
P embentukan persepsi yang terjadi dalam diri manusia memang sangat dipengaruhi oleh berbagai faktor. Mulai dari faktor internal dan eksternal yang sudah dialami sebelumnya seperti ilmu pengetahuan, motivasi, hingga pengalaman yang sudah didapatnya. Semua faktor – faktor inilah yang kemudian saling berinteraksi dan memberikan pengaruh tentang bagaimana sebuah objek atau kejadian dilihat dan kemudian menjadi suatu persepsi. Sehingga setiap orang memiliki persepsinya masing – masing terhadap pada sebuah hal.
Faktor – faktor yang mempengaruhi pembentukan suatu persepsi……klik disini untuk melanjutkan Halaman Ke-2
Catatan :
Mari Belajar dan Mengkaji atas salah satu pola NLP itu bersama
saya sangat senang jika kita bisa saling berbagi dan TERHUBUNG
anda bisa hubungi saya di WA : 082291417198
